Bagaimana Cara Melakukan Overclocking pada Komputer Kamu?


Overclocking adalah proses meningkatkan kecepatan kinerja komputer dengan cara menaikkan
kecepatan clock processor. Overclocking dapat meningkatkan performa komputer secara
keseluruhan, namun juga dapat meningkatkan suhu dan tekanan pada komponen komputer,
sehingga harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya oleh orang yang tahu apa yang sedang
dilakukan.

Untuk melakukan overclocking pada komputer kamu, pertama-tata kamu perlu memastikan bahwa
komputer kamu memiliki spesifikasi yang cukup untuk menerima overclocking. Beberapa komponen
yang perlu dipertimbangkan adalah processor, motherboard, dan pendingin CPU. Pastikan juga
bahwa kamu memiliki perlengkapan pendingin yang cukup untuk mengurangi risiko overheating.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan overclocking pada komputer kamu:

  • Masuk ke BIOS (Basic Input/Output System) komputer kamu. Caranya bisa berbeda tergantung dari merk motherboard yang kamu gunakan, namun umumnya kamu bisa menekan tombol seperti DEL, F2, atau F10 saat komputer mulai booting.
  • Carilah pengaturan "clock ratio" atau "clock multiplier" dan naikkan nilainya sesuai keinginan kamu. Angka ini menentukan seberapa banyak kali kecepatan clock processor akan dinaikkan.
  • Carilah pengaturan "base clock" atau "front side bus" dan naikkan nilainya sesuai keinginan kamu. Angka ini menentukan seberapa banyak kecepatan clock processor akan dinaikkan.
  • Selanjutnya, carilah pengaturan voltage atau Vcore dan naikkan nilainya sedikit demi sedikit sampai komputer kamu stabil. Pastikan untuk tidak menaikkan voltage terlalu tinggi karena dapat menyebabkan kerusakan pada komponen komputer.
  • Setelah mengubah pengaturan-pengaturan tersebut, simpan perubahan dan restart komputer kamu. Cobalah menjalankan beberapa aplikasi atau game untuk melihat apakah komputer kamu stabil setelah overclocking.
  • Jika komputer kamu mengalami crash atau tidak stabil setelah overclocking, kembalilah ke BIOS dan turunkan pengaturan clock ratio, base clock, atau voltage sampai komputer kamu kembali stabil.

Perlu diingat bahwa overclocking dapat menyebabkan kerusakan pada komponen komputer jika
dilakukan dengan tidak hati-hati. Jadi, pastikan untuk selalu memantau suhu komponen komputer

Kamu saat melakukan overclocking. Gunakan aplikasi seperti CPU-Z atau HWMonitor untuk
memantau suhu komponen komputer kamu. Jika suhu terlalu tinggi, segera turunkan pengaturan
clock ratio, base clock, atau voltage untuk mengurangi risiko kerusakan.

Selain itu, pastikan juga untuk memiliki perlengkapan pendingin yang cukup untuk mengurangi risiko
overheating. Jika kamu menggunakan pendingin air, pastikan untuk mengganti air pendingin secara
teratur agar tidak mengendapkan kotoran yang dapat menyumbat aliran air. Jika menggunakan
pendingin udara, pastikan untuk membersihkan kipas dan filter pendingin secara teratur agar tidak
terjadi penyumbatan.

Overclocking dapat meningkatkan performa komputer secara signifikan, namun juga dapat
meningkatkan risiko kerusakan jika dilakukan dengan tidak hati-hati. Pastikan untuk selalu
memantau kondisi komponen komputer kamu saat melakukan overclocking dan gunakan pengaturan
yang sesuai dengan spesifikasi komponen komputer kamu.

Penulis: efandamar



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Sahabat yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post
You may like these posts

BACA ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Indonesia Website Awards