Skip to main content

4 Cara Mencegah Phising Untuk Keamanan Akun Kamu

4 Cara Mencegah Phising Untuk Keamanan Akun Kamu


Kejahatan dan kasus penipuan dimasa saat sekarang ini banyak terjadi dengan berbagai macam modus. Modus penipuan yang harus juga diperhatikan dalam bidang teknologi, mengapa demikian?

Para pelaku tindak kejahatan sekarang ini sudah banyak memanfaatkan ketidak tahuan seseorang atau kelengahan orang-orang dalam menjaga akun-akun pribadinya serta akun sosial media yang umumnya digunakan oleh si korban, sehingga mudah di jadikan target empuk oleh para pelaku untuk berbuat kejahatan. Biasanya para pelaku kejahatan akan membobol akun pribadi milik korban tentunya dengan cara apa saja, banyak cara yang digunakan para pelaku kejahatan meretas akun pribadi korban. Metode yang dilakukan para pelaku kejahatan dengan mengelabui korban untuk mencuri akun disebut Phising.

Istilah Phising berasal dari kata fishing yang berarti "memancing", memancing disini diartikan memancing korban agar memberikan hak terkait data aksesnya ke si pelaku dengan "umpan" yang sudah disiapkan dengan sangat matang. Salah satu caranya ialah mengambil alih akun dan mengambil celah korban untuk tujuan tertentu, misalnya mengambil uang korban atau yang lebih parahnya memanfaatkan nama korban untuk memberikan informasi tidak baik dan mengakibatkan nama baik korban menjadi buruk.

Pada praktiknya Phising lebih ke email. Misalnya tiba-tiba calon korban mendapatkan email dari email palsu yang mengatasnamakan pihak tertentu dan memberikan informasi kepada korban untuk mengarah ke link yang merajuk kepada link halaman yang sudah disiapkan pelaku. Untuk meminimalisir tindak kejahatan ini sebaiknya coba cek terlebih dahulu url link yang diberikan sudah ke halaman website resminya atau hanya buatan, biasanya halaman palsu menggunakan nama domain aneh atau tidak sesuai dengan nama domain website perusahaan.

4 Cara Mencegah Phising Untuk Keamanan Akun Kamu

Statista mencatatkan bahwa hingga kuartal 1 2020 masih terdapat 165.772 situs web phising yang terdeteksi. Jumlah yang masih terlihat besar ini terbukti sudah menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Paling parah pada tahun 2016 sudah menembus 400.000 lebih maka kejahatan dalam berbentuk phising ini sudah mulai menurun tetapi harus tetap lebih waspada.

Hingga sekarang para pelaku kejahatan ini memberikan informasi dan link jebakan ke korban tidak hanya lewat email, bisa saja menggunakan SMS dan akun sosial media milik korban. Biasanya pelaku akan mengambil alih password data diri korban sehingga korban tidak bisa menggunakan akun sosial medianya. Pada praktiknya Phising bisa dilakukan di segala tempat untuk meretas akun korban untuk kepentingan lainnya tanpa disadari korban.
Oleh karena itu, jaga dengan baik-baik akun yang sahabat miliki dengan pengamanan yang maksimal agar lebih aman baik akun personal maupun bisnis yang sahabat miliki.

Bagaimana cara agar terhindar dari Phising?

1. Perhatikan dalam penggunaan password
Langkah awal dan paling sederhana adalah menggunakan password yang tidak mudah diketahui orang lain. Jangan menggunakan nama pribadi, tanggal lahir atau standart password seperti 123456. Gunakanlah kombinasi password yang bisa kamu ingat dengan gabungan huruf besar, kecil, karakter, simbol dan angka.

2. Pilih aplikasi dan website yang aman
Artinya pilihlah aplikasi dan website dengan tingkat keamanan tinggi. Sekarang sudah banyak aplikasi dan website dengan tingkat keamanan tinggi dan sistemnya terkontrol.

3. Menggunakan handphone atau laptop yang terpercaya
Banyak orang yang terbiasa menggunakan handphone laptop orang lain untuk login dan menggunakannya tanpa logout kembali. Usahakan menggunakan handphone atau laptop pribadi untuk membuka email dan sosial media lainnya karena banyak terjadi lupa logout setelah login di handphone atau laptop milik orang lain. Hal ini lah yang dijadikan antisipasi.

4. Gunakan two factor authentication
Two Factor Authentication atau yang biasa disebut F2A (dengan kata ain keamanan ganda) adalah keamanan yang membutuhkan dua keamanan proses identifikasi agar terhindar dari Phising. Pertama ketika sahabat ingin mengaktifkan Two Factor Authentication dengan memasukkan nomor telepon aktif. Selanjutnya setelah data yang diminta untuk verifikasi telah lengkap kamu akan diminta no kode verifikasi akun lewat sms telepon dan masukkan kode verifikasinya. Setelah berhasil terverifikasi akun kamu aman. Ketika memasukkan ke akun media sosial kamu akan aktif Two Factor Authentication.

Untuk mengamankan akun, sahabat dapat menggunakan aplikasi tambahan Google Authenticator untuk iOS maupun Android. Saat ini, sudah banyak  media sosial dan email memiliki fitur verifikasi 2 langkah agar keamanan penggunanya semakin aman. Fitur ini akan melakukan verifikasi ke akunmu yang lainnya setiap ada login ke media sosial kita. Dengan fitur ini maka membuat akun yang kamu miliki lebih aman agar tidak mudah dibajak oleh para pelaku kejahatan.  Bila mengaktifkan fitur 2 keamanan ini, kamu biasanya akan diberikan kode generate melalui sms yang perlu kamu input ketika login media sosial.

Selalu berhati-hati dan waspada saat menggunakan internet. Phising merupakan salah satu sisi negatif dalam dunia digital dengan meminta informasi penting seperti password atau pin yang akan digunakan secara tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:

Help Me Plend: Jika Sahabat merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Sahabat bisa memberikan donasi melalui Paypal dan download Apk dekstop Komptik.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Sahabat yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
Tutup Komentar