2 Contoh Etika Berkomunikasi di Era Digital

2 Contoh Etika Berkomunikasi di Era Digital

KOMPTIK - Komunikasi digital merupakan salah satu jenis komunikasi yang berkembang dengan pesat saat ini, dimana etika komunikasi digital menjadi salah satu hal yang sering di bahas, baik dalam organisasi maupun dalam perorangan. Jenis komunikasi yang memungkinkan orang-orang menggunakan media digital sebagai sarana efektif. Melalui media-media tersebut, komunikasi bisa dilakukan tanpa harus tatap muka dengan lawan bicara secara langsung. Sayangnya karena sifatnya ini bagi sebagian orang kurang memperhatikan apa saja yang perlu diperhatikan dalam komunikasi digital.

{tocify} $title={Table of Contents}

Etika penulisan termasuk hal yang sering diabaikan. Padahal etika sangat penting dalam berkomunikasi, terlebih lagi dalam media komunikasi digital. Tanpa adanya etika dalam berkomunikasi, ini tentu akan menjadi masalah tersendiri. Perselisihan atau salah arti bisa saja terjadi karena seseorang melupakan etika di dalamnya. 

Dalam banyak kasus etika komunikasi paling sering diabaikan di platform WhatsApp dan Email. Untuk itu agar terhindar dari salah arti dan setidaknya mempunyai kepedulian etika dalam berkomunikasi pesan singkat digital WhatsApp dan Email perlu memperhatikan hal berikut.

WhatsApp

Etika berkomunikasi dengan WhatsApp perhatikan poin berikut ini:

  • Pastikan kalimat yang dikirim memiliki unsur KISS (Keep It Simple 8 Short)
  • Tidak menggunakan singkatan atau kata-kata tidak baku yang belum dimengerti lawan komunikasi
  • Perhatikan penggunaan huruf kapital untuk menyebut menyampaikan informasi
  • Hindari emoticon yang tidak sesuai
  • Pastikan kecepatan dalam membalas (reply) pesan sesuai standar
  • Tidak menggunakan nama, photo profil (PP) dan status yang tidak mencerminkan kebijakan organisasii/ prusahaan (untuk WhatsApp bisnis)
  • Memastikan percakapan sebelum mengirim pesan
  • Memastikan percakapan hanya untuk keperluan bisnis semata/ Non-personal
  • Berbagi informasi dengan sesama admin aplikasi
  • Hindari broadcast message yang tidak perlu atau pstikan broadcast sesuai, bila ada link tautan atau informasi sebaiknya di make sure terlebih dahulu karena di khawatirkan ada tindak pencurian data
  • Pastikan kerahasian data dan percakapan jika kamu menggunakan untuk kepentingan bisnis
  • Tetap mempertahankan profesionalisme bahasa (kata-kata, antusiasme dan lainnya)

Email

Menanggapi komunikasi lewat email hal yang dapat diperhatikan adalah:

  • Pastikan penulisan email penerima, apakah ada yang perlu di CC atau BCC
  • Judul email ringkas sesuai dengan isi email
  • Memiliki struktur kata email: pembukaan (impresi awal), badan surat (informasi inti), penutup (salam, identitas pengirim email)

Pada email juga kamu harus memperhatikan tanggapan yang berbeda, email memiliki tanggapan positif dan negatif dalam bisnis, diantaranya:

1. Menanggapi email positif

  • Acknowledge. Menghargai kesediaan customer untuk bersedia menulis kepada kita
  • Affirm. Menekankan kembali hal positif yang diakui/dipuji customer kepada kita
  • Commit. Menunjukkan komitmen kita untuk melayani customer lebin baik lagi
  • Extend the Outcome. Menawarkan bantuan lain untuk menunjang hubungan jangka panjang

2. Menanggapi email negatif

  • Say your sorry. Sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dialami customer 
  • Empathy. Tunjukkan perhatian dan pengertian kita atas masalah customer
  • Create Understanding. Beri penjelasan yang mudah dipahami oleh customer terkait alasan kita dan tindak lanjut yang akan dilakukan. Pilihlah kata-kata yang positif.
  • Reassure. Tekankan bahwa kita akan sungguh-sungguh membantu customer
  • End Positively. Ungkapan penghargaan dan rasa terima kasih customer

Etika Komunikasi yang baik harus ditanamkan secara sadar untuk diri sendiri dan kepentingan bersama, hal demikian juga berkaitan dengan perubahan dan motivasi perilaku seorang terhadap pengembangan diri. Lalu mengapa harus berubah?

Tuntutan perubahan bagian dari perkembangan zaman dan bisnis serta menjaga keberlangsungan, seperti kutipan para inisiator yang berbunyi,

In order to win, you live got to do something different. If you keep doing the same thing, especially if it's the same as others, then why should the result be any different?

Untuk menjadi yang unggul, kita harus melakukan yang berbeda. Jika kita melakukan hal yang sama, terutama dengan orang lain, maka kenapa kita berharap hasilnya harus berbeda?

Motivasi Perilaku

Motivasi perilaku berkomunikasi dimana terdapat vision, mision, unleash potentials, mindset. Kemudian apa yang dapat kita pelajari?

  • Percepatan perubahan pembelajaran terus menerus
  • Menciptakan nilai baru untuk membangun hubungan yang positif melalui komunikasi
  • 2 cara menjadi pribadi "Growth Mindset" (Vison - Unleash Potentials)
  • SUDAH SEHARUSNYA.

Perbedaan fixed mindset dan growth mindset

Fixed mindset

  1. Tertutup dengan cara baru
  2. Menghindari tantangan
  3. Gampang menyerah/ mengeluh dengan keadaan
  4. Kegagalan adalah batas kemampuan

Growth mindset

  1. Senang mencoba hal baru
  2. Menikmati tantangan
  3. Proaktif bertanya/ terlibat
  4. Feedback sebagai area pengembangan

The Art of Communication

Inti dari penyampaian informasi/ komunikasi adalah kesepahaman, distorsi komunikasi, bahasa tubuh dan kata-kata verbal.

Komptik.

Suka dengan tulisan saya? Kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir atau bagikan konten ini di sosial media. Traktir penulis. external-link

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Sahabat yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post

Baca juga: